WORKSHOP KADER PENGGUNA LARVITRAP KELUARAGA MARITIM DALAM RANGKA PERCEPATAN ELIMINASI MALARIA DAN MENSUKSESKAN PON XX TH 2020 PROVINSI PAPUA

   Sebagai upaya untuk mendukung program pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI, dalam melakukan pengendalian penyakit berpotensi KLB wabah dengan melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk, untuk memutuskan mata rabtai perkembangbiakan nayamuk Anopheles dan Aedes Sp pada stadium larva, di dalam rumah maupun (indor maupun autdoor). Penyakit malaria dan DBD yang ditularkan melalui vektor (Anopheles dan Aedes Ae Sp) . Merupakan masalah kesehatan di indonesia, termasuk papua yang merupakan daerah yang Endemis Malaria.
   Sampai saat ini di indonesia kasus malaria banyak di temukan kawasan Timur Indonesia seperti di Papua, Papua Barat, Nusa Tengara Timut, Maluku dan Maluku Utara. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 293/SK/Menkes.IV/2009, tentang Eliminasi Malaria di Indonesia, bahwa target Eliminasi di Indonesia Tahun 2030. Sedangkan Bapak Gubernur papua menargetkan eliminasi malaria di papua tahun 2028, selain itu terdapat beberapa daerah di papua dan papua barat sudah mendahului eliminasi malaria antara lain Sorong Selatan, Biak Numfor dan Supiori. Namun sampai sekarang masih ada beberapa darah yang kasus malaria masih meningkat antara lain Ka.Jayapura, Kab. Keerom, Kab. Sarmi, Kab.Kepulauan Yapen, Kab.Mimika, Kab. Asmat dan Kab. Mamberamo Raya. (Dinas Kesehatan Provinsi Papua 2017)
  Workshop ini dilaksanankan di Aula PT Pelindo IV Jayapura pada hari Jumat, 14 Desember 2018 dan di hadiri 62 Peserta metode yang digunakan ceramah dan diskusi serta pembuatan larvitrap oleh peserta.
  


   

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PENDAFTARAN VAKSIN ONLINE

Blogroll

Popular Posts