PERTEMUAN JEJARING SURVEILANS DAN KEMITRAAN GUNA UJI PUBLIK SISTEM NOTIFIKASI STATUS KESEHATAN ALAT ANGKUT DI PLBDN SKOUW TAHUN 2017

SKOUW - Seksi PKSE Mengadakan Pertemuan Jejaring Surveilans dan Kemitraan Guna Uji Publik Sistem Notifikasi Status Kesehatan Alat Angkut di PLBDN Skouw Tahun 2017


  

Dalam menjamin pelaksanaan cegah tangkal penyakit dan gangguan kesehatan yang merupakan kedaruratan kesehatan masyarakat yang meresahkan dunia sebagaimana diamanatkan dalam International Health Regulation (IHR) 2005 melalui pengawasan lalu lintas orang, barang dan alat angkut di Pos Lintas Batas Darat Negara (PLBDN), diperlukan sistem pengawasan dan pemeriksaan karantina kesehatan yang efektif dan efisien.



Demi peningkatan kualitas pengawasan dan pemeriksaan karantina kesehatan di PLBDN, perlu menerapkan sistem notifikasi status kesehatan alat angkut pada saat melintas di PLBDN, baik manual maupun digital.
Meskipun di PLBDN Skouw alat angkut belum dapat melintas antar ke dua negara namun untuk mengantisipasi ke depan, memandang perlu diselenggarakan uji publik terlebih dahulu, sistem notifikasi status kesehatan alat angkut pada saat melintas di PLBDN, sebelum penerapan sistem secara penuh.

Wilayah Kerja PLBN Skouw adalah salah satu pintu masuk Provinsi, dalam rangka mengantisipasi kendaraan melintas langsung dari PNG maka perlu diselenggarakan uji publik terlebih dahulu, sistem notifikasi status kesehatan alat angkut pada saat melintas di PLBDN, sebelum penerapan sistem secara penuh.


Tujuan pelaksanaan kegiataan ini adalah :
a.   Tujuan Umum
Meningkatkan kapasitas Kekarantinaan Kesehatan di Pos Lintas Batas Darat Negara (PLBDN) Skouw dalam pemeriksaan dan pengawasan alat angkut, orang dan barang yang melintas di perbatasan.

b.   Tujuan Khusus

Terjalinnya koordinasi  antar instansi terkait sehingga diperolehnya masukan, saran untuk kesempurnaan dokumen GCDH.

Kegiatan ini dilaksakan pada tanggal 08 Agustus 2017 di Ruang Pertemuan PLBN Skouw dan menghadirkan narasumber dari Subdit Karantina Kesehatan Ditjen P2P. Peserta yang hadir adalah dari beberapa instansi terkait yaitu Kantor Biro Perbatasan & Kerjasama LN, Konsulat RI, Perhubungan Kota Jayapura, Pos Perbatasan Skouw, Kantor Distrik Muara Tami, Puskesmas  Koya Barat, Puskesmas Skouw, Kantor Imigrasi, Kantor Pelayanan Bea dan Cukai, Balai Karantina Ikan, Balai Karantina Pertanian, Security Pamtas (Kopassus/TNI – POLRI), Babinsa Muara Tami, Koordinator Pasar Perbatasan RI sebanyak 40 orang.


Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah terlaksananya Uji Publik Sistem Notifikasi Status Kesehatan Alat Angkut di Pos Lintas Batas Darat Negara (PLBDN) dan ditetapkannya pernyataan yang tepat pada dokumen GCDH yang sudah teruji pada Pos Lintas Batas Darat Negara (PLBDN).





Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Stop Gratifikasi!

Stop Gratifikasi!

Tayangan 1 Bulan Terakhir

Blogroll

Popular Posts


PRE-BORDER LIAISON MEETING (BLM) RI-PNG FOR THE PREPARATION OF THE RI - PNG SPECIAL SESION 2021 AGENDA

KEMENTERIAN KESEHATAN KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS II JAYAPURA PRE-BORDER LIAISON MEETING (BLM) RI-PNG FOR THE PREPARATION OF THE RI - P...

MARS KKP

Diberdayakan oleh Blogger.