PERTEMUAN JEJARING SURVEILANS DAN KEMITRAAN SERTA PENGUATAN LAYANAN IMUNISASI MRP (MEASLES, RUBELLA DAN POLIO) DI WILAYAH KERJA PLBN SKOUW


Perkembangan teknologi alat angkut yang semakin cepat membuat jarak antara Negara menjadi semakin dekat karena waktu tempuh yang semakin singkat, sehingga mobilitas orang dan barang semakin cepat melebihi masa inkubasi penyakit menular. Kondisi tersebut berpengaruh terhadap resiko penularan penyakit secara global.  Ancaman global yang kita hadapi saat ini yaitu New Emerging Disease dari Negara lain yang berpotensi masuk ke Indonesia antara lain Zika Virus, Mers Cov, Hanta Fever, Ebola, SARS, Nipah virus, Dan Avian Influenza. Ada pula penyakit yang masih merupakan masalah, kemudian berkembang (Emerging Disease) serta perilaku masyarakat yang tidak mendukung pola hidup sehat. Penyakit tersebut diantaranya HIV/AIDS, penyakit menular seksual lainnya, DHF (Dangue Haemoragic Fever), Jepanese Encephalitis, Cikungunya, Kolera, Malaria, Filariasis, Tipoid, dan Salmonelosis.

   Melihat ancaman penyakit tersebut Badan Kesehatan Dunia (WHO) melakukan sidang majelis kesehatan dunia untuk mengatasi masalah kedaruratan kesehatan yang meresahkan dunia (Public Health Emergency of International Concern) PHEIC. Hasil sidang tersebut pun menetapkan pentingnya penguatan surveilans  di semua tingkatan serta pengawasan di setiap pintu masuk suatu Negara (Point of Entry) melalui pelabuhan, bandara, dan lintas batas darat.      Kantor Kesehatan Pelabuhan sebagai UPT Kementerian Kesehatan merupakan otoritas kesehatan di pintu masuk Negara (Point of Entry)  yang mempunyai tugas mencegah keluar masuknya penyakit menular berpotensi wabah termasuk kejadian PHEIC. Guna mencegah terjadinya penyebaran PHEIC secara lintas negara, di tuntut mampu menangkal resiko kesehatan yang mungkin masuk dari Negara lain dengan melakukan tindakan tanpa menghambat perjalanan dan perdagangan.      Wilayah Kerja PLBN Skouw adalah salah satu pintu masuk Provinsi Papua  diharapkan harus mampu mencegah penyebaran penyakit potensial wabah serta PHEIC. Tentang Organisasi dan Tata Kerja kantor Kesehatan Pelabuhan, di tetapkan bahwa PLBN Skouw merupakan salah satu Wilayah Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Jayapura. Sehingga dalam rangka pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Kantor Kesehatan Pelabuhan Jayapura di Wilker PLBN Skouw maka perlu di adakan kegiatan Pertemuan Koordinasi Alur Pelaksanaan Pelayanan Terhadap Para Pelintas Batas di PLBN Skouw      Tujuan umum kegiatan ini adalah untuk mempermudah koordinasi, shering informasi antar instansi terkait sehingga dapat mengambil tindakan yang tepat dalam rangka Pelaksanaan Tupoksi di setiap wilayah kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Jayapura maupun Papua pada umumnya.


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Stop Gratifikasi!

Stop Gratifikasi!

Tayangan 1 Bulan Terakhir

Blogroll

Popular Posts


PRE-BORDER LIAISON MEETING (BLM) RI-PNG FOR THE PREPARATION OF THE RI - PNG SPECIAL SESION 2021 AGENDA

KEMENTERIAN KESEHATAN KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS II JAYAPURA PRE-BORDER LIAISON MEETING (BLM) RI-PNG FOR THE PREPARATION OF THE RI - P...

MARS KKP

Diberdayakan oleh Blogger.